Selasa, 19 April 2011

Cerita Nyata Dalam Dunia Maya


oleh Mnr Canada

( LEGENDA SANG PENDEKAR PANGLIMA ASWAJA DAN RATU KERAJAAN WAHABI SALAFI )





------------------------------------------------



Suatu kala, di dunia maya berbagai kerajaan besar, tersebar berbagai kerajaan dg berbagai macam ideologi.



Diantara brbgai ideologi dasar negara, yg paling BESAR adalah IDEOLOGI WAHABI DAN ASWAJA,. dua ideologi ini bagai dua kutub yg tdk pernah bisa di pertemukan..



Salah satu Kerajaan yg terkenal sbgai kerajaan aswaja diantaranya adalah DINASTI KTB (Kenapa takut bid'ah), KEKAISARAN WARKOP MBAH LALAR, KEKAISARAN WAROENG PODJOK SANTRI, KERAJAAN SATU JUTA ORANG MENOLAK WAHABI, DLL..



Diantara beberapa kerajaan wahabi salafi adalah, Kerajaan Wahabi menebar tauhid, Kerajaan Tahlilan Yasinan dalam sunnah, Kerajaan Tentang Islam..



Saat Konflik Besar terjadi dalam dunia maya, permulaan pertama, berdirinya Dinasti KTB yg kesohor, dan menurunkan seluruh delegasi punggawa panglima kerajaan, invlasi ke seluruh wilayah kerajaan wahabi salafi, seperti air bah, pasukan aswaja mengoyak ngoyak wilayah kerajaan wahabi..

Kerajaan wahabi tidak tinggal diam, mereka mengirimkan pasukan khususnya untuk menyerbu ke dinasti KTB dengan putra wahabi yang terbaik, namun pertahanan Dinasti KTB begitu kuat dan hebat dalam membendung serangan pasukan wahabi, sehingga tidak perlu untuk mengeluarkan pasukan delegasi admint jendral tertinggi, untuk mengusir mereka, melainkan mereka sendiri yang mundur dan melarikan diri..



Dinasti KTB semakin Eksis, dan meluaskan wilayah dalam TIGA wilayah kawasan, dan satu daerah istimewa, Tiga wilayah itu adalah KTB 1, KTB 2, KTB 3, dg satu daerah istimewa KTB page organisation,,



Dinasti KTB mendirikan Propinsi Istimewa tempat berlatih dan riyadhoh yaitu kekaisaran Warkop lesehan mbah lalar, dari sini lah pusat di intelegensi pasukan dalam tukar informasi,,



Lantas ada kerajaan besar wahabi salafi, yg di kenal sebagai kerajaan TI Tentang Islam, para pasukan aswaja yang rapat di warkop pun segera inflasi ke wilayah TI, seperti banjir air bah, kerajaan TI Tercabik cabik berantakan, oleh ulah pasukan aswaja, Bahkan Sang Ratu kerajaan TI harus turun tangan, dalam menghadapi pasukan aswaja, seluruh punggawa kerajaan jajaran admint, pun turun tangan, menghadapi serangan gerilya pasukan aswaja, namun apa daya, serangan pasukan aswaja begitu hebat, dan prajurit pertahanan TI tdk mampu berkutik..



Apalagi di perparah, dengan keadaan dimana ratu kerajaan sakit beberapa bulan, sehingga perintah kerajaan berada di tangan para punggawa, Akhirnya Jajaran Punggawa memutuskan keputusan terakhir, keputusan berat, yaitu menurunkan delegasi pasukan pertahanan rahasia negara, yang di pimpin langsung oleh jajaran admint tertinggi, untuk memblokade, dan mendepak seluruh pasukan musuh dari luar, sehingga kerajaan TI menjadi wilayah tertutup, yg terisolasi dari luar..



Di wilayah lain, muncul kerajaan yang berubah cepat menjadi besar, namun berbagai macam konflik terjadi, ini adalah kerajaan Satu juta menolak wahabi, berita kerajaan ini menyebar luas, dan mengundang para pejuang wahabi salafi, untuk menyerbu, lantas ada seorang putri misterius wahabi yang ikut menyusup, dengan segala kemampuan dan tak tik intelegensinya, pasukan pertahanan aswaja merasa gerah dengan segala tindak tanduknya..



Muncul lah Sang pendekar panglima aswaja, sebagai delegasi pasukan khusus intelegensi, untuk menyelidiki siapa sang putri misterius itu, dengan jurus keahlian deteksi investigasi pendekar, akhirnya rahasia pun terkuak..



Setelah di selidiki, ternyata sang putri misterius itu adalah Ratu Dari kerajaan TI yg dulu pernah eksis, dan sekarang ratunya muncul, dimana dulu pernah menghilang..



Sang putri wahabi memiliki jurus khusus, yaitu jurus bayangan ganda, yg benar benar bikin gerah pasukan aswaja..



Sang panglima pendekar pun menjalankan aksinya, dengan menghadapi langsung sang putri itu dengan segala jurus.. Sang putri yang tidak lain adalah ratu kerajaan besar TI, pun harus berhadapan dengan seorang pendekar dengan susah payah..



Sang putri mengeluarkan jurus rayuan maut yang dapat memikat para pasukan dan memperdayai mereka, namun jurus rayuan maut tak mampu menggoyahkan ketegaran panglima pendekar, sang putri jadi semakin benci pada pendekar, namun di sisi lain merasa tertarik dan terpesona..



Panglima pendekar terus menerus melakukan gerilya, meski di sisi lain juga tidak tega, untuk menyakiti sang putri, sang putri yang terus semakin tertekan oleh tekanan pasukan aswaja, pun tetap keras kepala dan tidak mau mundur, meski semua jurus serangannya terpatahkan..



Sang pendekar yang awalnya juga bermaksud untuk mencounter sang putri, berbalik 180' menjadi ingin melindungi sang putri dari kepayahan..



Sang pendekar ingin menyelamatkan putri, tidak hanya dari kerasnya pasukan muda aswaja, namun juga hendak menyelamatkan sang putri dari pengaruh ideologi wahabi salafi di tempat asal nya, namun sang putri bukanlah orang biasa, melainkan dia adalah ratu sebuah kerajaan ideologi wahabi salafi, yg tidak lah mudah untuk lepas darinya..



Sang pendekar tidak pernah berhenti menyerah, meski sang putri tetap keras kepala, namun pendekar tahu, bahwa semua tidaklah mudah, sang pendekar meminta kepada sang putri untuk segera pulang ke tempat asalnya, karena sang putri adalah ratu, dan disini bukanlah tempatnya, namun sang putri tetap keras kepala.. Dan tidak mau pulang kerumahnya..



(bersambung)
========LEGENDA SANG PENDEKAR PANGLIMA SUNNI ASWAJA DAN RATU KERAJAAN WAHABI SALAFI (2)



------------------------------------



*cerita sebelumnya adalah garis besar tentang berdirinya berbagai kerajaan#



*selanjutnya, dengan judul seri : 'DUEL OF OPERA FACE TO FACE BOOK'

------------------------------------



Serangan sang putri, begitu gencar menyerang para pejuang aswaja. Seperti biasa, jurus khas andalan putra wahabiah adalah jurus pukulan bid'ah, tendangan syirik, telapak khurofat, serangan jarak jauh copas angin..



Sang putri tidak hanya bergerak sendiri, dibelakangnya ada para punggawa panglima jendral jajaran admint, para jendral juga ikut menyerang serentak dengan begitu ganasnya, seperti panglima jendral W.S (Wahabi Salafi), dan panglima jendral Ryuma.



Jendral Ryuma mengeluarkan jurus paling handal dari perguruan salafi, yaitu jurus Getaran Halilintar Arsy, jurus ini paling dasyat diantara jurus lain. Saat jendral Ryuma melakukan serangan, para pejuang aswaja pun ikut membendung serangannya, namun jendral ryuma lumayan hebat, dia dapat mengatasi serangan balik.



Di saat pertarungan sengit, muncul lah Srikandi Aswaja Nyi Roro Sendang, yg ingin menjajal kemampuan jendral, dan menawarkan untuk bertarung FACE TO FACE, jendral ryuma menerima tantangan srikandi.



Pertarungan satu lawan satu dimulai, di buka oleh srikandi, jendral ryuma dapat mengatasi serangan, bahkan menyerang balik, srikandi pun merasa kewalahan, karena udah lama tidak turun laga. Namun hal itu membuat srikandi menjadi teringat akan jurus jurus yang pernah di pelajari di masa muda saat di perguruan.



Mereka bertarung dengan kesatria, antara satu sama lain saling mengakui kehebatan lawan.



Di lain tempat, sang putri bikin serangan mendadak, suasana kerajaan menjadi kacau balau, jurus ilmu hitam dan putih bertebaran, antara lawan dan kawan sulit di terka.. Suasana pun sudah tidak terkendali.



Sang pendekar panglima sunni aswaja juga turut turun ke lapangan, melihat keadaan yang kacau dan tak terkendali, membuatnya menjadi murka, dan pendekar menghadapi sang putri,,



#last back*



Sebenarnya pendekar sebelumnya udah berhubungan baik dengan sang putri, saat pendekar melakukan investigasi dan mengetahui jati diri sang putri, jadi meski berbeda di pihak yang berlawanan, mereka tetap berhubungan baik.



#comeback*



Melihat kekacauan yang terjadi, pendekar mengira semua karena ulah sang putri, pendekar pun langsung menghadapi putri, karena putri merasa tidak melakukan suatu hal yang memicu kekacauan dalam kerajaan, sang putri pun membela diri, dan tidak mau kalah.



Pertarungan sengit FACE TO FACE antara pendekar dan putri, begitu menggelegar, jurus yang menggoncang hati dan pikiran membahana..



Putri tidak mau mengalah, dan juga karena merasa kecewa, dimana belum kenal lama dengan pendekar, merasa dia berbeda dengan yang lain, tapi ternyata sama saja melakukan hal yang sama. Pendekar juga merasa kecewa, belum lama kenal, mengira dia tidak akan bertindak macam macam, ternyata tetap juga. Pertarungan pun di akhiri dengan jurus terakhir yang mementalkan kedua belah pihak, sang putri pun hilang entah kemana..



Waktu terus berlalu, suasana kembali reda. Namun bagi pendekar rasanya ada yang kurang, tiba tiba pendekar merasa ada yang hilang. Sang putri menghilang tanpa jejak. Pendekar pun menyebarkan woro-woro ke segala penjuru kerajaan, adakah yang mengetahui keberadaan sang putri, pendekar menghubungi pihak pihak yang kenal dengan putri, namun hasilnya nihil..



Pendekar merasa menyesal atas kejadian sebelumnya, pendekar ingin minta maaf. Lantas ada beberapa teman yang berusaha membantu, pendekar merasa lega karena berita mulai terang. Informasi pun sampai, dan sang putri pun muncul kembali.
>>>>>>lanjutan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar