Rabu, 20 April 2011

ASAL MULA PGSTd


ari catatan facebook GUS Ulil

Assalaamu 'Alaikum Warohmatulloohi Wabarokaatuh.


Bismillaahirrochmaanirrochim.
Dengan mengharap Rachmad Taufiq Serta Hidayah Allah SWT,Dan megharap Syafaat Nabiyulloh Muhammad SAW.
Pondok Pesantren Gaul “AT-TAUBAH“SOKO TUNGGAL
Di Dukuh Muara Sambutan Rt.24 Kelurahan Sungai Kapih Samarinda Ilir Kaltim.
Sebelum Pondok Pesantren Gaul “AT-TAUBAH” SOKO TUNGGAL di bangun di ke Lurahan Sungai Kapih,kami sudah mulai merintis di Sungai Kerbau Rt.22 Selili Samarinda Ilir,tepatnya di Musholla“At taubah” tempat beliau Ayahanda H.Haryono, yang kebetulan di daerah sekitar banyak anak-anak yang bergerombol-grombol,akan tetapi gerombolan itu bukan dalam rangka berDzikir atau mengaji,tapi bergerombolnya anak-anak bergerombol dalam rangka minum-minuman keras/Mabuk-mabukan,mengonsumsi Ganja,Narkoba,sambil bermain gitar dengan lagu yang sangat mengganggu linkungan,karena kebiasaan berlangsung setiap malam, dan kebetulan tempat mereka tongkrongan berdekatan dengan kamar yang kami tinggali,Jadiiii…. Timbullah pemikiran untuk mendekati mereka,setiap mereka mau ngumpul kami datangi,dan kami tawari kepada mereka,mas kalau mau minum-minum kopi atau merokok main-main aja ke tempatku,Ternyata mereka mau singgah kalaupun datang hanya minta rokok lantas kembali ke gerombolanya dan melanjutkan aktifitasnya,lama kelamaan diantara mereka datang dan mau duduk-duduk bahkan sampai pagi,tidak lama dalam setiap harinya mereka singgah ada yang sebagian menyatakan mau belajar Agama,dan akhirnya banyak yang bergabung,dan mulailah kami beri pelajaran tentang Sholat membaca Al Qur’an Dll,semakin banyaknya mereka Akhirnya supaya medah mengordinir,kami bentuklah Organisasi yang kami Namakan IRSAT (Ikatan Remaja Santri At Taubah).
Dengan terbentuknya IRSAT,maka kami membawa mereka Sowan kepada Beliau Khadrotussyech K.As’ad Rofiq (GUS ROFIQ) Pengasuh Pondok Pesantren “AL ADNAN” Tegal Rejo Mugi Rejo Samarinda Utara, Pada waktu itu santri yang ikut ± 26 Santri,dan Beliau GUS ROFIQ menyarankan agar kami mendirikan Pondok Pesantren,akan tetapi kami menjawab: Insya Allah kalau kami mendapat restu dari guru-guru kami yang di jawa,Sepulang dari Pesantren GUS ROFIQ,kami menghadap kepada Ayahanda H. Haryono,meminta izin untuk mendirikan Pondok Pesantren Di tempat Beliau,dan beliau menjawab:ya ndak apa kalau GUS ROFIQ menyuruh,tapi kami tidak langsung mau mendirikan,dan kami jawab seperti kami menjawab saat GUS ROFIQ menyarankan. Akhirnya pada pertengahan Bulan Dzul Hijjah 1427 H.kami berangkat ke jawa dengan mengikut sertakan empat santri yaitu.Andhika,Yudha,Junaidi dan Budi,maka kami menuju kediaman Guru guru kami,yang pertama kami Sowan ke dalem/kediaman KH.NUR HASYIM ABDURROHMAN, pengasuh Pondok Pesantren An-Nur, Blora Jawa Tengah dan kami menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan kami,dan abah Hasyim (KH.NUR HASYIM ABDURROHMAN) menanyai santri kami,dan santri kami mejawab dengan apa adanya,menceritakan kebiasaanya sebelum nyantri,maka Abah Hasyim memberikan dua pilihan nama yaitu ATTAWWABIN / ATTAUBAH.selanjutnya kami Sowan Kepada beliau KH.JUNAIDI Pengasuh Pondok Pesantren “APIK” (Asrama Pelajar Islam Kauman) Kajen Margoyoso Pati, Jawa Tengah,Beliau Memberikan Nama ATTAUBAH.Selanjutnya Kami Sowan Ke KH.ALY FIKRI KHOLIL Pengasuh Pondok Pesantren “AL ISHLAH” Wadak Kidul Duduk Sampean Gresik Jawa Timur,dan Beliau Memberikan Tiga Pilihan Nama yaitu ATTAWWABIN,ATTTAUBAH dan AL ISHLAH,dengan pilihan pilihan Nama yang telah di berikan,maka Kami Ambil kesimpulan dengan Nama “AT-TAUBAH” yang kebetulan Langgar Yang kami tempati “AT-TAUBAH”
Dan akhirnya pada bulan R.Awwal tepatnya Tgl 31 Maret 2007 M. bertepatan tanggal 12 Robi’ul Awwal 1428 H. Bertepatan Ayahanda H.Haryono mengadakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW,Yg mengundang Beliau KH.Syakir Ridlo Pengasuh Pondok Pesantren “NUURURROHMAN” Sidoarjo Jawa Timur dan Kami Merawuhkan K.Achmad Rusydi Syahid Pengasuh Pondok Pesantren “NUURIL ANWAR SOKO TUNGGAL” Blora Jawa Tengah.
Dengan di resmikannya Pondok Pesantren saat itulah Beliau K,Achmad Rusydi Syahid Meresmikan dengan kata Gaul,akan tetapi Beliau tidak memberikan artian dari kata Gaul,karena menurut beliau dari kriteria Santri-Santri yang ada memang Gaul.
Karena kami takut dengan pergaulan anak-anak khususnya pada malam minggu,karena di sekitar pondok kalau malam minggu banyak yang masih mabuk-mabukkan,dari anak-anak sekitar yang sudah kerja pada datangan tetapi juga dari luar daerah sungai kerbau,maka kami adakan kegiatan acara Dzikir malam minggu/setiap tengah malam,dari jam 00 dini hari dengan membaca Sholawat Nariyah 4444x, berjalan kurang lebih dua bulan.maka kami rubah yang dulunya Nariyyahan dengan Dzikir yang di ijazahkan Oleh Abah Rusydi Dari KH.DR Nuril Arifin Husain MBA (Pimpinan Pon-Pes “ANNURIYYAH SOKO TUNGGAL Semarang) yaitu Sholat Hajad,ternyata dengan amalan Sholat Hajad itulah Semakin banyak jama’ah,bukan Cuma dari Santri tetapi juga dari luar daerah,Seperti Sambutan,palaran,lempake dan lain-lain.setelah Jama’ah Sholat Hajad berjalan ± 6 Bulan sampailah pada bulan Suci Romadlon, kegiatan Sholat Hajad tidak di liburkan pada bulan Romadlon,melainkan di adakan keliling rumah jama’ah,dan pada hari terakhir romadlon/hari raya Idul Fitri Jatuh pada Hari Sabtu,maka malam minggunya mulai kami liburkan dua malam minggu.
Setelah dua minggu libur,maka setelah libur di adakan pertemuan jama’ah di Rumah Bpk Kaneko di Jalan Biawan Sidomulyo Samarinda Ilir,teman-teman mengusulkan kalau Jama’ah bisa punya tempat Sendiri,dan akhirnya ada informasi kalau tanah almarhum dari Bpk Baidi Mau di jualnya,setelah Teman-teman sepakat hendak menawar itulah, kami dapat Informasi Bpk Ihsan/yg kita Kenal Bpk Rara Dan Mbah Syukir, kalau Ustadz Ghufron ada informasi kalau ada tanah yang di wakafkan namun tidak di bangun bangun,dan akan di tarik dan akan di Wakafkan kepada yang siap segera membangun.
Denngan Informasi itulah kami menemui Ustadz Ghufron dan informasi itu benar,maka kami secepatnya mengajak Ustadz Ghufron menemui yang punya tanah waqof yaitu Bpk Guru Darim Ahd.
Dan pada Hari Rabo Tgl 20 November 2007 kami menemui Bpk Guru Darim AHD, Tapi kami hanya ketemu Bpk Akmal putra Guru Darim.akhirnya kami (Ulil,Ghufron) Mlm Jum;atnya ketemu Bpk Guru Darim.dan beliau Mempercayakan untuk segera Kami Tindak Lanjuti.
Akhirnya pada Hari Jum’at setelah Sholat Jum’at Tannggal 23 November 2007, Kami membawa Guru Darim untuk merintis jalan setapak,pada waktu itu ada delapan orang yaitu (Guru Darim,A.Ulil Abshor Ms,Suyanto Spd,Baidi,Kaneko,Ihsan Spd/Bpk Rara/Try Hary P,Edy Sujarwo SI dan Gus Amin) dan setelah itu setiap hari Ahad di adakan gotong royong yaitu mulai Tnggal 25 –11-2007 dan seterusnya.
Dan pada hari Rabo Tanggal 22 Desember 2007 yang bertepatan malam Taqbiran, Hari Raya ‘Idul Adha mulai kami temmpati, dan dengan tempat yang belum ada lantai dengan beratap terpal membuat teman-teman semakin bekerja keras untuk membikin kamar,karena belum adanya kamar itulah istri dan anak kami belum kami ikut sertakan dalam pindahan itu.
Dan seminggu kemudian dengan kerja keras teman-teman di bikinlah kamar,yanng saat itu anak dan istri kami sudah ikut serta,maka denngan adannya anak istri kami yang menunggu pada malam itu maka teman-teman kerja lembur,akhhirnya ± jam 11 malam selesailah pembuatan kamar,dan pada malam itulah anak istri yang menunggu di hamparan karpet sambil /sampai tertidur dan langsung menempati kamar yang baru saja selesai, dan beberapa hari kemudian mulailah ada anak-anak kerja untuk proyek pembuatan jembatan yang panjangnya ± 200 meter,yang perlu di ingat pada saat kami pertama pindah bahkan sampai beberapa minggu belum ada WC/kamar mandi,jadi kalau kami hendak buang hajad harus masuk hutan dengan membawa cangkul untuk bikin lobang,dan bila mandi harus mandi dengan sekalian baju basahan,walau Wc dan kamar mandi belum ada tapi sumur sudah ada dari sebelum kami menempati,karena sebelum tanah Waqof ini sebelum kami terima sudah pernah di serahkan pada sebuah organisasi parpol poliitik,jadi tempat yang kami tempati pertama kali adalah rangka yang sudah ada dari penerima waqof sebelumnya,yaitu rangka dari kayu ulin yang berukuran 4x6 meter.
Jadi pertama kali bangunan yang pertama kali kami dirikan adalah Musholla yang berukuran 4x4 meter,saat itu sudah memasuki bulan Muharrom jadi kami hendak mengadakan muharroman sekaligus serah terima surat waqof,akhirnya kami hubungi beliau K.Achmad Rusydi Syahid yang kebetulan warga palaran mau menghadirklan beliau untuk memberikan ceramah Peringatan Tahun Baru Hijriyyahh 1429 Hijriyyah,dengan demikian untuk mempersiapkan acara serah terima surat tanah waqof maka kerja keras tidak dapat di hindari,dengan kerja selalu lembur untuk jalan masuk pondok dengan jembatan sungkainya, Wc dan Musholla,Akhirnya pada hari Kamis tanggal 17 januari 2008 datanglah beliau K.Achmad Rusydi Syahid beserta Ayahanda Muslimin tepat jam 00 dini hari,yang menyedihkan lagi memprihatinkan saat beliau datang wc belum ada dindingnya,baru pagi harinya di tutup dengan terpal,dan saat itu pula jembatan sungkai yang di prediksi jadi saat beliau datang ternyata tidak jadi,begitu pula Musholla juga belum ada dinding dan belum ada atapnya,padahal rencananya Musholla itu untuk di jadikan panggung pada malam acara itu,tetapi dengan demikian tetap acara yang sudah di rencanakan tetap kami adakan, akhirnya pada hari Jum’at malam sabtu, tanggal 19 januari 2008/bertepatan dengan tanggal 09 Muharrom 1429 H,/malam 10 muharrom,dan pada acara ttersebut Beliau K.Achmad Rusydi Syahid membawa titipan tambahan nama SOKO TUNGGAL untuk Pondok Pesantren Gaul “AT TAUBAH” dari Beliau KH,Dr Nuril Arifin Mba, Pengasuh Pondok Pesantren “ANNURIYAH SOKO TUNGGAL” Semarang Jawa Tengah.
Jadi mulai pada saat itu Hari jum’at tanggal 19 Januari 2008/tanggal 09 Muharrom 1429 H.,yang semula Cuma Pondok Pesantren Gaul “ ATTAUBAH” menjadi “PONDOK PESANTREN GAUL AT-TAUBAH SOKO TUNGGAL”
Al hamdulillah dengan di tambahnya nama Pesantren Gaul “SOKO TUNGGAL” yang kami singkat dengan PGST (Pesantren Gaul Soko Tunggal) lebih di kenal dan jama’ah Sholat Hajad/Mujahadah pada malam ahad semakin bertambah. Saat ini pesantren banyak santri yang kurang mampu & anak yatim.dan saat ini PGST menampung banyak pasien juga..yang di antaranya Setres/gangguan jiwa,karena Narkoba dll.yg lucu banyak anak yang setres tidak di urus keluarganya,.. munkin sahabat-sahabat yg ingin jadi donatur/orang tua asuh bisa menylurkan bantuan..untuk oprasional/pembangunanya bisa menyalurkan di Bank Mandiri No Rek 1480005538890

WASSALAAMU’ALAIKUM WR. WB.
SAMARINDA,FEBRUARI 2008 M-1429 H.
AL FAQIR ROHMATULLOH ACHMAD ULIL ABSHOR MUSLIM
(KHODIMUL MA’HAD “AT-TAUBAH SOKO TUNGGAL”)
SAMARINDA-KALIMANTAN TIMUR

Mohon Bantuan Do'a Dan Partisipasinya...
Sugeng dalu sedoyo ....

1 komentar: